Koperasi Berkah Salama Jaya Kaltim Gelar Rapat Evaluasi Penggemukan Sapi

SENDAWAR, Warta Kubar.Com-Koperasi Produsen Ternak Berkah Salama Jaya (BSJ) Kalimantan Timur mengadakan rapat evaluasi sekaligus pembentukan kelompok ternak sapi yang  baru. Rapat evaluasi tersebut  berlangsung, Jumat, (10/9/2021) sore di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Simpangraya.

Ketua Umum Koperasi Berkah Salama Jaya (BSJ), Suparlan S.PdI kepada wartawan mengatakan, adapun rapat tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan kelompok penggemukan ternak sapi di Kubar yang saat ini telah ada 5 kandang, dan sekaligus untuk menyusun progress pembentukan kelompok peternakan  sapi yang baru dibentuk. Dimana nantinya induk akan mengupayakan permodalan dengan menghubungkan kepada pihak perbankan, agar bisa mencapai target yaitu penyebaran kelompok penggemukan ternak sapi di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Menurut Suparlan yang juga merupakan Direktur Utama PT Berkah Salama Jaya Kalimantan Timur adapun hasil evaluasi penggemukan ternak sapi perdana yang ada di Kubar  melalui kemitraan dengan pihak Pertamina Balikpapan dapat berjalan dengan baik dan ada peningkatan serta perbaikan meskipun hasilnya belum maksimal.

“Penggemukan ternak sapi tahap pertama dari 5 kandang telah panen perdana, dan menyusul pengisian ternak sapi tahap kedua. Tentu dengan persiapan infrastruktur kandang maupun penyediaan pakan yang baik,” katanya.

Suparlan melanjutkan, Saat ini kelompok penggemukan ternak sapi di Kubar yang tergabung dengan Koperasi Berkah Salamah Jaya  terdapat sebanyak 17 kelompok. Yang telah punya kandang sebanyak 5 kandang. Kemudian 12 kelompok sedang dalam tahap proses permodalan.

“Masing-masing kelompok variatif, ada yang 20, 21 bahkan ada yang mencapai 80 orang dalam satu kelompok penggemukan ternak sapi,” urainya.

Suparlan menerangkan, salah satu kendala dalam penggemukan ternak sapi ini adalah pakan ternak. Karena berkaitan dengan bagaiamana proses penggemukan  ternak sapi dapat berjalan dengan cepat, Yaitu sekitar 3 bulan proses penggemukan ternak sapi. Salah satu pakan yang baik adalah pakan hijauan, yang membutuhkan lahan yang luas. Termasuk pengadaan pakan konsentrat yang telah dapat diproduksi sendiri di Koperasi Induk Loajanan Samarinda Seberang.

“Alhamdulilah, Sudah ada dari pihak BUMN maupun Perbankan (BRI,Bukopin) yang telah melakukan kerjasama dengan induk (Koperasi BSJ). Jadi hal ini yang kita bahas dengan Anggota Koperasi,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa pemasaran ternak hewan sapi di Kaltim masih didominasi oleh Sapi Bali. Jadi untuk jenis sapi yang lain belum dikerjakan.Target kita (Koperasi BSJ) bagaimana agar mencukupi suplai daging sapi di masing-masing Rumah Potong Hewan (RPH) mulai Samarinda, Bontang, Balikpapan, Kutim, Kukar, tentunya juga Kubar. Dan Koperasi BSJ juga mendapat pendampingan dari pihak Pemerintah Kabupaten Kubar.

“Kita berharap kedepannya program kedua ini ada peningkatan berat badan ternak sapi, lokasi pakan rumput yang memadai, dan infrastruktur kandang yang baik. Hal ini yang harus dibenahi. Kemudian target penggemukan ternak sapi, Yaitu 0,8 Kg/ekor perhari dapat tercapai,” tandas Pria yang juga merupakan Ketua  PSHT Cabang Kubar-Mahulu ini.

Turut hadir puluhan anggota kelompok penggemukan sapi yang ada di Kubar. Rapat evaluasi itupun berlangsung akrab serta penuh nuansa kekeluargaan, dan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 yang ketat.

Ketua Umum Koperasi BSJ Suparlan, S.PdI Bersama Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kubar Sapriansyah Saat Wawancara Dengan Wartawan

Sementara itu masih ditempat yang sama, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kubar Sapriansyah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas  adanya kegiatan Koperasi Produsen Ternak Berkah Salama Jaya (BSJ) di Kubar.

Menurut Sapriansyah, Untuk Kubar kebutuhan daging sapi masih kekurangan. Setiap tahun Kubar membutuhkan sekitar 1200-1600 ekor sapi, apalagi saat Hari Raya Idul Adha. Dengan terbentuknya 5 Kelompok Penggemukan Ternak Sapi di Kubar, Pemerintah merasa terbantu untuk suplai kebutuhan daging sapi, baik itu kebutuhan pihak perusahaan, dan  masyarakat umum. Jadi Pemerintah langsung koordinasi dengan Koperasi BSJ.

“Saat ini stok daging sapi di Kubar dalam kondisi aman. Meski Kubar juga melayani suplai daging sapi ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Perhari ada penyembelihan sekitar 3-5 ekor sapi di Kubar dengan kisaran harga Rp.125 ribu sampai 150 ribu/Kg,” urainya.

Dirinya menambahkan, Koperasi BSJ merupakan pencetus pertama adanya penggemukan ternak sapi di Kubar, Oleh karena  itu hasil daging hewan sapi inipun harus mengutamakan konsumen masyarakat Kubar. Jadi intinya Pemerintah merasa terbantu dengan adanya Koperasi BSJ. Karena kebutuhan akan daging sapi di Kubar sudah aman.

“Kedepannya diharapkan Koperasi BSJ tidak hanya bergerak pada penggemukan sapi, Namun bergerak juga pada pembibitan sapi. Jadi tidak bergantung lagi dengan daerah lain. Kami (Pemerintah) selalu memberikan dukungan penuh kepada Koperasi Berkah Salama Jaya (BSJ) untuk terus mengembangkan penggemukan ternak sapi di Kubar,” tandasnya.

# hen #

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments

comments

About Author

Founder & Jurnalis di wartakubar.com

Leave A Reply